bunga

Bunga

Bunga – Aku menarik garis pinggir senyumku membawa riuhnya waktu yang sedang berarak untuk pergi. Seraya mataku tak ingin terpejam. Meski sesaat. Tetap aku tak mampu. Bayangmu di antara rerumputan dengan bias gelap yang tak terjamah cahaya, membuatku bertanya : “Itukah dirimu yang sebenarnya?” Pertamakali mengumbar semerbak, engkau seperti tak terlihat…

maaf

Tentang Maaf

Tentang Maaf – Sejak lama, aku ingin berucap lirih dan membuatmu melihatku lebih lama dari biasanya. Iya, sesaat untuk waktu yang lama. Membiarkan dirimu pergi dari dunia yang selalu mengusik keberadaan kita. Tapi, apa dayaku yang hanya bisa menyisiri masa untuk mengintip kepastian yang pernah aku patahkan sendiri. Ya, aku sadar…

kenapa kamu berubah

Kenapa Kamu berubah?

Kenapa kamu berubah? – Aku duduk bersila di atas lesehan sebuah kafe yang biasa aku jadikan tempat mengotak-atik inspirasi menjadi sebuah tulisan. Kali ini, aku tidak sendiri. Aku ditemani bunga penghias hari-hariku (baca : kekasih). Suasana belum begitu cair, dia masih sibuk dengan gadget barunya. Sedangkan aku, mencoba sibuk dengan laptop….